Minggu, 20 April 2025

Kesetimbangan ion dalam larutan asam dan basa kuat

LARUTAN ASAM DAN BASA KUAT


  • Reaksi Ionisasi Air


  • Reaksi ionisasi air merupakan reaksi kesetimbangan sehingga :


  • Air murni mempunyai konsentrasi yang tetap, sehingga hasil kali konsentrasi air murni [H2O] dengan nilai K akan  menghasilkan nilai yang tetap.

  • Karena Nilai K x [H2O] adalah tetap, maka nilai K x [H2O] merupakan tetapan kesetimbangan air.

  • Tetapan kesetimbangan air dinyatakan sebagai tetapan ionisasi air yang dilambangkan dengan Kw

  • Nilai tetapan ionisasi air adalah tetap,  pada suhu tetap.

  • Pada suhu 25oC nilai Kw = 10-14

  • Maka :


  • Karena pada suhu 25oC harga Kw = 10-14 maka konsentrasi ion H+ dan OH- dapat ditentukan dengan cara :  


  • Karena [H+] = [OH-] maka  [OH-] = 10-7 mol/Liter



Pengaruh asam dan basa terhadap kesetimbangan air

  • Adanya ion H+ yang dihasilkan oleh senyawa asam dan ion OH- yang dihasilkan oleh senyawa  basa dapat mengakibatkan pergeseran kesetimbangan pada reaksi kesetimbangan air 


Pengaruh asam kuat dalam air

  • Menurut Arrhenius Asam kuat merupakan asam yang dapat terionisasi sempurna dalam air.

  • Jika di dalam air terlarut asam kuat misalnya HCl 0,1 M maka adanya ion H+ yang dihasilkan dari reaksi ionisasi HCl menyebabkan kesetimbangan air akan terpengaruh. 


  • Adanya ion H+ yang berasal dari HCl menyebabkan jumlah konsentrasi ion  H+ dalam air bertambah sehingga kesetimbangan air bergeser ke kiri.

  • Hal ini menyebabkan konsentrasi H+ dan OH- pada kesetimbangan air  kurang dari 10-7 mol/L 


  • Konsentrasi ion H+ dari kesetimbangan air +  konsentrasi ion  H+ dari  ionisasi HCl :

= 10-7  + 0,1 

= 0,0000001 + 0,1

= 0,1000001 


  • Karena konsentrasi H+ dalam air sangat kecil sekali maka konsentrasi H+ dari kesetimbagan air dapat diabaikan

  • Sehingga jika [H+] dari HCl ditambah [H+] dalam H2O maka nilainya = nilai [H+] dari HCl

  • Pada larutan asam kuat  nilai konsentrasi [H+] dalam larutan hanya dianggap berasal dari asam  kuat saja. 

  • Berdasakan hal tersebut  dalam larutan asam kuat berlaku :


Contoh soal :

Hitunglah konsentrasi ion H+ dan OH- dalam larutan H2SO4  0,002 M

Jawab : 


Ingat ...!!!

Karena dalam larutan H2SO4 terdapat air.

Reaksi kesetimbangan air menghasilkan OH-. Pada suhu 25oC harga Kw = 10-14

Maka : 


Pengaruh basa kuat dalam air

  • Basa  kuat merupakan basa yang dapat terionisasi sempurna dalam air.

  • Jika di dalam air terlarut basa kuat misalnya NaOH 0,1 M maka ion OH- yang dihasilkan dari reaksi ionisasi NaOH menyebabkan kesetimbangan air akan terpengaruh.

  • Adanya ion OH- yang berasal dari NaOH menyebabkan jumlah konsentrasi ion  OH- dalam air bertambah sehingga kesetimbangan air bergeser ke kiri.

  • Hal ini menyebabkan konsentrasi H+ dan OH- pada kesetimbangan air  kurang dari 10-7 mol/L



  • Konsentrasi ion OH- dari kesetimbangan air +  konsentrasi ion  OH- dari  ionisasi NaOH :

= 10-7  + 0,1 

= 0,0000001 + 0,1

= 0,1000001 

  • Karena konsentrasi [OH-] dalam air sangat kecil sekali maka konsentrasi [OH-] dari kesetimbagan air dapat diabaikan

  • Sehingga jika [OH-] dari NaOH ditambah [OH-] dalam H2O maka nilainya = nilai [OH-] dari NaOH

  • Maka pada larutan basa kuat  konsentrasi [OH-] hanya dianggap berasal dari basa kuat saja. 

  • Berdasakan hal tersebut  dalam larutan basa kuat berlaku :



Contoh soal :

Hitunglah konsentrasi ion H+ dan OH- dalam larutan Mg(OH)2  0,0001 M

Ingat ...!!!

Karena dalam larutan Mg(OH)2 terdapat air.

Reaksi kesetimbangan air menghasilkan H+. Pada suhu 25oC harga Kw = 10-14

Maka : 


Silahkan Simak Vidionya ya…

👇👇👇

https://youtu.be/E8re_H6FBY4?si=nkakzcsGgwTfzs64

(disini ada penjelasannya juga tentang asam dan basa lemahnya ya… )



Terima kasih….

Semoga bermanfaat….

Semoga Sukses Selalu Semuanya….🥰🥰🥰🥰🥰


Tidak ada komentar:

Posting Komentar