LARUTAN ASAM DAN BASA
Perhatikan gambar berikut ini....!!!!
Jeruk lemon, cuka, sabun dan obat maag merupakan produk yang mengandung bahan kimia bersifat asam dan basa.
Kandungan asam asetat di dalam cuka, asam sitrat di dalam lemon dan jeruk, magnesium hidroksida di dalam obat maag, dan natrium hidroksida di dalam sabun mandi adalah contoh-contoh senyawa asam dan basa yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.
Tubuh kita juga memproduksi senyawa asam dalam lambung yaitu Asam klorida, yang sangat berperan penting dalam proses pencernaan makanan kita.
Namun asam klorida dalam lambung dapat menyebabkan lambung kita perih atau sakit apabila kita terlambat mengkonsumsi makanan.
Asam dan basa merupakan senyawa kimia yang penting dalam kehidupan kita.
Secara umum senyawa asam memiliki rasa asam seperti cuka, jeruk, vitamin C
Sedangkan senyawa basa merupakan senyawa yang memiliki sifat licin , rasanya pahit, dan beberapa bersifat membakar seperti soda api atau natrium hidroksida.
Sifat Senyawa Asam
Secara umum asam memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Rasa masam jika dicicipi (jangan menguji asam kuat dengan mencicipinya/tidak boleh mencicipi selain makanan atau minuman)
Derajat keasaman (pH) lebih kecil dari 7 (pH < 7)
Terasa menyengat jika disentuh, terutama asam kuat
Reaksi dengan logam bersifat korosif (menyebabkan karat, dapat pula merusak jaringan kulit/iritasi dan melubangi benda yang terbuat dari kayu atau kertas jika konsentrasinya tinggi)
Merupakan larutan elektrolit sehingga dapat menghantarkan arus listrik.
Sifat Senyawa Basa
Sedangkan Basa secara umum memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Rasa pahit jika dicicipi (tidak disarankan untuk dicicipi selain makanan atau minuman)
Dalam keadaan murni umumnya berupa kristal padat
pH lebih besar dari 7 (pH > 7)
Terasa licin di kulit (jangan menguji basa kuat dengan menyentuhnya)
Memiliki sifat kaustik yaitu merusak kulit jika kadar basanya tinggi
Dapat mengemulsi minyak
Merupakan elektrolit, larutannya dapat menghantarkan arus listrik
Meskipun beberapa senyawa asam dan basa dapat diidentifikasi melalui rasanya, tetapi tidak disarankan untuk mencicipi asam atau basa yang terdapat dalam laboratorium kimia.
Maka hal yang dapat dilakukan untuk mengetahui suatu senyawa bersifat asam atau basa dapat menggunakan suatu indikator asam basa.
Indikator Asam dan Basa
Indikator adalah zat/senyawa kimia yang dapat memberi tanda/sinyal, tanda/sinya ini biasanya berupa perubahan warna untuk keadaan tertentu dari suatu zat.
Ada banyak zat kimia yang warnanya dapat berubah dalam larutan yang disebabkan karena sifat larutan yang berbeda.
Zat yang memberikan perubahan warna pada senyawa asam atau basa disebut indikator asam basa
Indikator asam basa ada yang berupa bahan kimia sintesis dan ada yang berasal dari bahan alam
Beberapa Indikator asam basa yang sering digunakan dalam laboratorium di sekolah, yaitu :
PERUBAHAN WARNA INDIKATOR PADA SENYAWA ASAM DAN BASA
Indikator asam basa yang berasal dari bahan alami yang dapat kita gunakan untuk mengidentifikasi senyawa asam dan basa contohnya:
Mengidentifikasi Larutan Asam Basa Dengan Menggunakan Indikator Asam Dan Basa
PERHATIKAN PERCOBAAN BERIKUT INI.....!!!!!
👇👇👇
https://youtu.be/E8Az2571_cM?si=tDkcJAA7KhlPsz_H
Semoga bermanfaat… Selamat belajar…
Sukses selalu untuk kalian semua….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar