- Geometri molekul adalah penataan atom-atom yang menyusun suatu molekul secara tiga dimensi
- Atom-atom yang bergabung membentuk senyawa karena adanya ikatan kovelen akan membentuk susunan geometri yang unik dan berbeda-beda
- Susunan geometri molekul ini disebut juga sebagai bentuk molekul.
- Bentuk molekul menggambarkan kedudukan atom-atom di dalam suatu molekul
- Bentuk molekul dapat dijelaskan dengan menggunakan pendekatan Teori tolakan pasangan elektron (VSEPR : Valance Shell Elektron Pair Repulsion)
- Menurut teori VSEPR, meskipun kedudukan pasangan eletktron dapat tersebar di antara atom-atom tersebut tetapi secara umum terdapat pola dasar kedudukan pasangan-pasangan elektron akibat adanya gaya tolak-menolak yang terjadi antara pasangan-pasangan elektron tersebut
- Atom-atom yang berikatan untuk membentuk molekul melibatkan elektron-elektron pada kulit terluar, dan pada senyawa kovalen elektron-elektron tersebut akan membentuk pasangan elektron bersama
- Sehingga bentuk molekul ditentukan oleh kedudukan pasangan-pasangan elektron tersebut
- Senyawa yang terbentuk karena ikatan kovalen, maka dalam susunannya terdapat atom pusat dan atom yang terikat
- Pasangan elektron yang terdapat pada atom pusat dibedakan menjadi :
1) Pasangan elektron bebas (PEB)
2) Pasangan elektron ikat (PEI)
- Pasangan elektron bebas (PEB) merupakan pasangan elektron pada atom pusat yang tidak digunakan bersama-sama dengan atom lain
- Pasangan elektron ikat (PEI) merupakan pasangan elektron pada atom pusat yang digunakan bersama-sama dengan atom lain
- Pasangan elektron bebas memiliki gaya tolak yang lebih besar dari pada pasangan elektron ikat
- Adanya gaya tolak yang kuat pada pasangan elektron bebas ini mengakibatkan pasangan elektron bebas akan menempati ruang yang lebih luas dari pada pasangan elektron ikatan
- Pasangan – psangan elektron di dalam suatu molekul akan menempatkan diri sedemikian rupa sehingga gaya tolak-menolak pasangan elektron tersebut serendah mungkin
- Agar kedudukan pasangan elektron tersebut menghasilkan gaya tolak-menolak yang paling rendah maka pasangan elektron tersebut akan berada pada jarak yang sangat berjauhan satu sama lain
- Berdasarkan hal tersebut maka kedudukan pasangan-pasangan elektron ,mempunyai pola dasar sebagai berikut :
1.Linier
2.Segitiga datar/Trigonal planar
3.Tetraheral
4.Segitiga bipiramida/Trigonal bipiramida
5.Oktahedral
- Secara umum apabila atom pusat (A) yang mengikat atom lain (X) dan memiliki pasangan elektron bebas (E) maka pola/bentuk molekul yang mungkin adalah :
Contoh soal :
Unsur Cl memiliki nomor atom 17 berikatan dengan unsur F dengan nomor atom 9 membentuk senyawa ClF3 tentukan tipe molekul dan bentuk molekul dari senyawa ClF3
Jawab :
Maka tipe molekul ClF3 adalah AX3E2 dan bentuk molekulnya adalah bentuk huruf T (cek di tabel)
Terima kasih...
Semoga bermanfaat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar