Minggu, 06 Oktober 2024

Bentuk Geometri Molekul Senyawa Kovalen

 



  • Geometri molekul adalah penataan atom-atom yang menyusun suatu molekul secara tiga dimensi
  • Atom-atom yang bergabung membentuk senyawa karena adanya ikatan kovelen akan membentuk susunan geometri yang unik dan berbeda-beda
  • Susunan geometri molekul ini disebut juga sebagai bentuk molekul.
  • Bentuk molekul menggambarkan kedudukan atom-atom di dalam suatu molekul
  • Bentuk molekul dapat dijelaskan  dengan menggunakan pendekatan Teori tolakan pasangan elektron (VSEPR : Valance Shell Elektron Pair Repulsion)
  • Menurut teori VSEPR, meskipun kedudukan pasangan eletktron dapat tersebar di antara atom-atom tersebut tetapi secara umum terdapat pola dasar kedudukan pasangan-pasangan elektron akibat adanya gaya tolak-menolak yang terjadi antara pasangan-pasangan elektron tersebut
  • Atom-atom yang berikatan untuk membentuk molekul melibatkan elektron-elektron pada kulit terluar, dan pada senyawa kovalen elektron-elektron tersebut akan membentuk pasangan elektron bersama
  • Sehingga bentuk molekul ditentukan oleh kedudukan pasangan-pasangan elektron tersebut
  • Senyawa yang terbentuk karena ikatan kovalen, maka dalam susunannya terdapat atom pusat dan atom yang terikat
  • Pasangan elektron yang terdapat pada atom pusat dibedakan menjadi :
                     1) Pasangan elektron bebas (PEB) 
                     2) Pasangan elektron ikat (PEI)
  •  Pasangan elektron bebas (PEB) merupakan pasangan elektron pada atom pusat yang tidak digunakan bersama-sama dengan atom lain
  • Pasangan elektron ikat (PEI) merupakan pasangan elektron pada atom pusat yang digunakan bersama-sama dengan atom lain

  • Pasangan elektron bebas memiliki gaya tolak yang lebih besar dari pada pasangan elektron ikat
  • Adanya gaya tolak yang kuat pada pasangan elektron bebas ini mengakibatkan pasangan elektron bebas akan menempati ruang yang lebih luas dari pada pasangan elektron ikatan
  • Pasangan – psangan elektron di dalam suatu molekul akan menempatkan diri sedemikian rupa sehingga gaya tolak-menolak pasangan elektron tersebut serendah mungkin
  • Agar kedudukan pasangan elektron tersebut menghasilkan gaya tolak-menolak yang paling rendah maka pasangan elektron tersebut akan berada pada jarak yang sangat berjauhan satu sama lain
  • Berdasarkan hal tersebut maka kedudukan pasangan-pasangan elektron ,mempunyai pola dasar sebagai berikut :

1.Linier

2.Segitiga datar/Trigonal planar

3.Tetraheral

4.Segitiga bipiramida/Trigonal bipiramida

5.Oktahedral


  • Secara umum apabila atom pusat (A)  yang mengikat atom lain (X) dan  memiliki pasangan elektron bebas (E) maka pola/bentuk molekul yang mungkin adalah :

  
















Contoh soal :

Unsur Cl memiliki nomor atom 17 berikatan dengan unsur F dengan nomor atom 9 membentuk senyawa ClF3 tentukan tipe molekul dan bentuk molekul dari senyawa ClF3


Jawab : 




Maka tipe molekul ClF3 adalah AX3E2 dan bentuk molekulnya adalah bentuk huruf T (cek di tabel)



Terima kasih...

Semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar